Beautiful Place


Label

Tampilkan postingan dengan label Information. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Information. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 November 2012

Para Jenius dengan IQ mereka yang Tinggi

Berdasarkan ilmu psikologi, IQ bisa digunakan sebagai tolak ukur kejeniusan seseorang, tapi apakah hal itu benar-benar mutlak bisa digunakan untuk menilai kejeniusan mereka??? berikut beberapa orang di dunia yang memiliki IQ sangat tinggi dan diakui sebagai orang-oarang paling jenius di dunia : 1. James Sidis

James Sidis lahir dengan nama William James Sidis pada tanggal 1 april 1898 Di Amerika Serikat. William Sidis adalah Seorang yahudi Rusia yang beremigrasi ke Amerika, dan diperkirakan dia memiliki IQ lebih dari 250 dan ini adalah yang tertinggi didunia (sejauh yang pernah dicatat hingga saat ini). 2. Marilyn Savant
Marilyn vos Savant tercatat dalam Guiness Book of World Records sebagai orang dengan IQ tertinggi, dengan IQ sebesar 228, lebih tinggi 8 poin dari Leonardo da Vinci. 3. Leonardo Da Vinci
Leonardo yang berasal dari Italia memiliki IQ 220. Ia adalah pelukis, pematung, penemu, peneliti, ahli permesinan, ahli anatomi, matematika, ahli tumbuh-tumbuhan dan binatang, optik, aerodinamik, bahkan pemusik handal. 4. Johann Wolfgang von Goethe
Goethe adalah salah satu tokoh terpenting dalam dunia sastra Jerman. Memiliki IQ 210. 5. Kim Ung-Yong Ia mungkin ora
ng superjenius yang masih hidup sampai saat ini. Tercatat dalam catatan resmi Guinness Book of Record sebagai manusia dengan IQ tertinggi yang masih hidu 6. Gottfried Wilhelm von Leibniz
Leibniz adalah seorang filsuf Jerman yang berasal dari Sachen. Ia juga merupakan seorang ilmuwan, matematikawan, diplomat, ahli fisika, sejarawan dan doktor dalam hukum duniawi dan hukum gereja. Memiliki IQ 205. 7. Emanuel Swedenborg
Ia adalah seorang ilmuwan, filsuf dan Teolog Swedia. Memiliki IQ 205. 8. Thomas Wolsey
Ia menjadi pendeta dengan Uskup Agung Canterbury. Warga Inggris ini berIQ 200. 9. Hugo Grotius Writer
10. Sir Francis Galton
Dia adalah yang terbaik dikenal untuk karya rintisannya pada kecerdasan manusia. Galton berIQ 200. 11. John Stuart Mill
Dia adalah seorang filsuf dan ekonom Inggris. Ia juga dikenal sebagai reformator dari utilitarianisme sosial. IQ nya adalah 200. 12. BJ Habibie
Mantan Presiden Indonesia. Memiliki IQ 200. 13. Christopher Langan
Merupakan seorang pekerja pantai, petugas pemadam kebakaran hutan. IQ nya mencapai 195.
Selengkapnya...

Minggu, 28 Oktober 2012

10 The Best University di Penjuru Dunia

Sebagai seorang pelajar tentunya kita sangat ingin belajar ataupun kuliah di tempat yang the best, tapi sayangnya university di Indonesia memiliki kualitas yg tergolong kurang bila dibandingkan negara-negara maju di luar sana. Berikut saya sajikan 10 the best university yang diakui dunia 1. Harvard University, Lokasi : Cambridge, Miss, didirikan : 1636, mhs : 19.779, Uang kuliah : $ 32.097/th.

2. Stanford University, lokasi : Stanford, Calif, didirikan : 1885, Mhs : 14.881, uang kul iah : $ 31.200/th.
3. Yale University, lokasi : New Haven, Conn, didirikan : 1701, mhs : 11.359, uang kuliah : $31.460/th.
4. California Institute of Technology, lokasi : Pasadena, Calif, didirikan : 1891, mhs 2.169, uang kuliah : $27.309/th.
5. University of California, Berkeley, lokasi : Berkeley, Calif, didirikan : 1868, mhs : 32.214, uang kuliah : $ 24.233/th.
6. University of Cambridge, Lokasi:Cambridge, Eng, didirikan : 1209, mhs : 17824, uang kuliah : $ 5.596/th.
7. Massachusetts Institute Of Technology, lokasi : Cambridge , Miss, didirikan, 1861, mhs : 10.206, uang kuliah : $32.300/th.
8. University of Oxford, lokasi : Oxford, Eng, didirikan : 1096, mhs : 17.664, uang kul : $ 5.599/th.
9. University of California San Francisco, lokasi : San Fransisco, Calif, didirikan : 1873, mhs : 2.600, uang kuliah: $53.500/th.
10. Columbia University, lokasi : NY, didirikan : 1754, mhs : 23.813, uang kuliah : $31.472/th.
Lumayan mahal ya biaya kuliahnya, ya sesuai lah dengan quality yang dimiliki...sementara itu university yang topo markotop di Indonesia hanya menempati posisi: 201. Universitas Indonesia
Lembaga Pemeringkat Perguruan Tinggi Times Higher Education ( The-Qs Word) mengumumkan secara resmi rangking 500 universitas terbaik dari 5.000 perguruan tinggi di dunia. Universitas Indonesia (UI) masuk peringkat 201 universitas terbaik di dunia tahun 2009. Peringkat UI ini naik dibanding tahun sebelumnya yaitu peringkat 287 dan peringkat 395 pada tahun 2007.UI termasuk rangking 34 dalam universitas terbaik di Asia. Peringkatnya naik dari peringkat 50 pada tahun lalu. Sedangkan di Asia Tenggara, UI masuk dalam peringkat ke-5.
Selengkapnya...

Rabu, 14 Maret 2012

Dosen Terbaik UNS 2012



SOLO - Dosen Fakultas Pertanian Prof.Dr.Agr.Sc. Vita Ratri Cahyani, M.P. raih penghargaan rektor UNS atas prestasinya menghasilkan karya ilmiah yang banyak disitasi (dijadikan rujukan-red) pada jurnal internasional. Penghargaan itu disampaikan Rektor UNS Ravik Karsidi dalam upacara peringatan Dies Natalis ke-36 di halaman Kantor Pusat UNS, Sabtu (10/3). Selain itu, ada dua dosen lain yang menerima penghargaan rektor dengan kriteria yang sama adalah Dr.Eng. Agus Purwanto, S.T.,M.T. (Fakultas Teknik) dan Tonang Dwi Ardyanto, dr.,Ph.D. (Fakultas Kedokteran).

Rektor juga memberikan penghargaan kepada fakultas-fakultas yang berjasa memberikan sumbangan nilai terbanyak pada kriteria penilaian QS Star. Terbanyak pertama diraih Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) disusul Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan terakhir Fakultas Hukum.

Dalam sambutannya, rektor UNS menegaskan tiga hal yang harus dimiliki UNS untuk menjadi universitas berkelas dunia. Tiga hal tersebut adalah kebersamaan, budaya kerja, dan tujuan yang jelas yang disertai kemampuan substansi untuk mencapainya.



"Bangunan yang menakjubkan seperti Taj Mahal, Borobudur, dan bangunan lainnya apakah bisa dilakukan oleh satu orang saja? Dan mungkinkah dilakukan dalam waktu sehari?" kata rektor. Maka itu, rektor menegaskan pentingnya membangun kebersamaan bagi segenap warga UNS untuk bahu membahu membangun UNS menuju World Class University.
sumber : http://unsnews.blogspot.com/2012/03/dosen-terbaik-uns-2012.html
Selengkapnya...

Jumat, 25 November 2011

10 Alasan Sekolah SBI Harus Dihentikan



Ada sepuluh kelemahan utama yang menjadi alasan kuat bagi Kementrian Pendidikan Nasional untuk segera menghentikan program sekolah bertaraf Internasional (SBI). Mulai dari salah konsep hingga merusak bahasa dan mutu pendidikan, program SBI dianggap tidak cocok dan harus segera ditinggalkan

Demikian dilontarkan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Satria Dharma dalam Petisi Pendidikan tentang Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang dinilai sebagai program gagal. Petisi itu dipaparkan Ketua Umum IGI Satria Dharma di depan Komisi X DPR RI, Selasa (8/3/2011), untuk mendesak Komisi X segera menghentikan sementara seluruh program SBI.
"Program SBI itu salah konsep, buruk dalam pelaksanaannya dan 90 persen pasti gagal. Di luar negeri konsep ini gagal dan ditinggalkan," kata Satria tentang isi petisi tersebut.



Menurutnya, sepuluh kelemahan mendasar program SBI itu harus dievaluasi, diredefinisi, dan perlu dihentikan, 10 Kelemahan tersebut antara lain:
1. program SBI jelas tidak didahului riset yang lengkap sehingga konsepnya sangat buruk.

"Bisa dibuktikan, bahwa tidak jelas apa yang diperkuat, diperkaya, dikembangkan, diperdalam dalam SBI," tegas Satria.



2. SBI adalah program yang salah model. Kemdiknas membuat panduan model pelaksanaan untuk SBI baru (news developed), tetapi yang terjadi justru pengembangan pada sekolah-sekolah yang telah ada (existing school).
3. program SBI telah salah asumsi. Kemdiknas mengasumsikan, bahwa untuk dapat mengajar hard science dalam pengantar bahasa Inggris, seorang guru harus memiliki TOEFL> 500.

"Padahal, tidak ada hubungannya antara nilai TOEFL dengan kemampuan mengajar hard science dalam bahasa Inggris. TOEFL bukanlah ukuran kompetensi pedagogis," paparnya.
4. pada SBI adalah telah terjadi kekacauan dalam proses belajar-mengajar dan kegagalan didaktik. Menurutnya, guru tidak mungkin disulap dalam lima hari agar bisa mengajarkan materinya dalam bahasa Inggris. Akibatnya, banyak siswa SBI justru gagal dalam ujian nasional (UN) karena mereka tidak memahami materi bidang studinya.

"Itulah fakta keras yang menunjukkan bahwa program SBI ini telah menghancurkan best practice dan menurunkan mutu sekolah-sekolah terbaik yang dijadikan sekolah SBI," tambahnya.

Di sisi lain, hasil riset Hywel Coleman dari University of Leeds UK menunjukkan, bahwa penggunaana bahasa Inggris dalam proses belajar-mengajar telah merusak kompetensi berbahasa Indonesia siswa.
5. penggunaan bahasa pengantar pendidikan yang salah konsep. Dengan label SBI, materi pelajaran harus diajarkan dalam bahasa Inggris, sementara di seluruh dunia seperti Jepang, China, Korea justru menggunakan bahasa nasionalnya, tetapi siswanya tetap berkualitas dunia.

"Kalau ingin fasih dalam berbahasa Inggris yang harus diperkuat itu bidang studi bahasa Inggris, bukan bahasa asing itu dijadikan bahasa pengantar pendidikan," tegas Satria.
6. SBI dinilai telah menciptakan diskriminasi dan kastanisasi dalam pendidikan.
7. SBI juga telah menjadikan sekolah-sekolah publik menjadi sangat komersial.

"Komersialisasi pendidikan inilah yang kita tentang, karena hanya anak orang kaya yang bisa sekolah di SBI," tandas Satria.

SBI juga telah melanggar UU Sisdiknas. Karena menurut Satria, pada tingkat pendidikan dasar sekolah publik atau negeri itu wajib ditanggung pemerintah. Kenyataannya, dalam SBI peraturan ini tidak berlaku.
8. SBI telah menyebabkan penyesatan pembelajaran. Penggunaan piranti media pendidikan mutakhir dan canggih seperti laptop, LCD, dan VCD juga menyesatkan seolah karena tanpa itu semua sebuah sekolah tidak berkelas dunia.

"Program ini lebih mementingkan alat ketimbang proses. Padahal, pendidikan adalah lebih ke masalah proses ketimbang alat," katanya.
9. SBI telah menyesatkan tujuan pendidikan. Kesalahan konseptual SBI terutama pada penekanannya terhadap segala hal yang bersifat akademik dengan menafikan segala hal yang nonakademik.

"Seolah tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan siswa sebagai seorang yang cerdas akademik belaka, padahal pendidikan bertujuan mendidik manusia seutuhnya, termasuk mengembangkan potensi siswa di bidang seni, budaya, dan olahraga," ujar Satria.
10. SBI adalah sebuah pembohongan publik. SBI telah memberikan persepsi yang keliru kepada orang tua, siswa, dan masyarakat karena SBI dianggap sebagai sekolah yang "akan" menjadi sekolah bertaraf Internasional dengan berbagai kelebihannya. Padahal, kata Satria, kemungkinan tersebut tidak akan dapat dicapai dan bahkan akan menghancurkan kualitas sekolah yang ada.

"Ini sama saja dengan menanam 'bom waktu'. Masyarakat merasa dibohongi dengan program ini dan pada akhirnya akan menuntut tanggung jawab pemerintah yang mengeluarkan program ini," kata Satria.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/08/20324426/10.Alasan.Utama.SBI.Harus.Dihentikan
Selengkapnya...

Minggu, 07 November 2010

JEPANG

Negara yang sangat menakjubkan. Aku bukan orang yang suka negaranya melainkan budaya dan orang-orangnya. Semoga suatu saat aku dapat kesana..... Selengkapnya...